Archive for 2011
Piston Honda CBR150 dipakai di Suzuki Satria F-150 terbukti ampuh. Geberan Antonius Petruk itu jauh meninggalkan lawan dengan selisih waktu hampir 2 detik. Tepatnya di Karawang Drag Bike 2011 lalu.
Motor milik Roby Davidsen Tansil dari New Gaya Motor ini, jawara di kelas FFA s/d 250 cc 4-tak. “Berkat aplikasi piston milik Honda CBR150 yang lebih ringan,” jelas Sapuan, mekanik RMC Sapuan yang kelahiran Nganjuk, Jawa Timur itu.
Piston atau seher CBR150 cukup menguntungkan. Karena ringan dan bentuknya sudah seperti racing. Badan seher hanya sedikit yang bergesekan dengan dinding liner. Menguntungkan buat motor drag bike yang semuanya harus serba ringan.
Seher CBR150 yang digunakan oversize 300. Kini kapasitas silinder 215 cc karena sudah dibarengi naik stroke dengan penggantian setang seher punya Yamaha LS3.
"Diameter seher 66,5 mm dibarengi stroke jadi 62 mm. Ini setelah pen kruk as dimodifikasi dan aplikasi pakai setang piston Yamaha LS3,” imbuh mekanik dari Jl. Intan 1, No. 86, Harapan Jaya, Bekasi.
Gak hanya seher dan stroke yang naik, rencananya magnet juga begitu. Dibikin lebih maju teknologinya. Magnet dibikin seperti milik spesial engine. “Tapi, buat sendiri. Bentuknya mirip YZ125 namun sistem basah atau kerendam oli. Bobotnya dibikin 320 gram,” lanjut mekanik piawai kelistrikan ini.
Pilih bobot 320 gram (lebih berat 20 gram dari magnet asli YZ125 atau motor drag umumnya), jelas punya alasan. Kata pria sumringah ini, bobot sedikit berat untuk mengejar rpm tengah ke atas. Ditujukan imbangi bobot total Satria F-150 yang cukup berat di kelasnya.
Biar piston enggak mentok, kompresi diamankan dengan memapas lingkar luar atau mendem piston 2 mm. Volume ruang bakar didukung kem LHK dan knalpot handmade.
"Kem dapat dari pemilik motor tanpa diubah ulang. Karena speknya pas dengan karakter mesin. Cuma buka-tutup sangat rahasia,” yakin Sapuan. (motorplus.otomotifnet.com)
Racing
Full View
Motor milik Roby Davidsen Tansil dari New Gaya Motor ini, jawara di kelas FFA s/d 250 cc 4-tak. “Berkat aplikasi piston milik Honda CBR150 yang lebih ringan,” jelas Sapuan, mekanik RMC Sapuan yang kelahiran Nganjuk, Jawa Timur itu.
Piston atau seher CBR150 cukup menguntungkan. Karena ringan dan bentuknya sudah seperti racing. Badan seher hanya sedikit yang bergesekan dengan dinding liner. Menguntungkan buat motor drag bike yang semuanya harus serba ringan.
Seher CBR150 yang digunakan oversize 300. Kini kapasitas silinder 215 cc karena sudah dibarengi naik stroke dengan penggantian setang seher punya Yamaha LS3.
"Diameter seher 66,5 mm dibarengi stroke jadi 62 mm. Ini setelah pen kruk as dimodifikasi dan aplikasi pakai setang piston Yamaha LS3,” imbuh mekanik dari Jl. Intan 1, No. 86, Harapan Jaya, Bekasi.
Gak hanya seher dan stroke yang naik, rencananya magnet juga begitu. Dibikin lebih maju teknologinya. Magnet dibikin seperti milik spesial engine. “Tapi, buat sendiri. Bentuknya mirip YZ125 namun sistem basah atau kerendam oli. Bobotnya dibikin 320 gram,” lanjut mekanik piawai kelistrikan ini.
Pilih bobot 320 gram (lebih berat 20 gram dari magnet asli YZ125 atau motor drag umumnya), jelas punya alasan. Kata pria sumringah ini, bobot sedikit berat untuk mengejar rpm tengah ke atas. Ditujukan imbangi bobot total Satria F-150 yang cukup berat di kelasnya.
Biar piston enggak mentok, kompresi diamankan dengan memapas lingkar luar atau mendem piston 2 mm. Volume ruang bakar didukung kem LHK dan knalpot handmade.
"Kem dapat dari pemilik motor tanpa diubah ulang. Karena speknya pas dengan karakter mesin. Cuma buka-tutup sangat rahasia,” yakin Sapuan. (motorplus.otomotifnet.com)
Tampilan motor honda beat keluaran tahun 2009 ini tampak sedikit berbeda. Maklum saja, motor milik Deny, anggota klub XP Community Denpasar ini telah mendapat sentuhan modifikasi. Kali ini Deny memilih mendandani motornya dengan konsep Thailand Look. Alasan memilih model ini karena motor terlihat lebih
Ubahan yang pertama kali dilakukan menyasar sektor kaki-kaki. di kaki depan, dipasang sejumlah spare part variasi seperti Shockbreaker Trusty, Peleng Zipp dan piringan dan Kaliper TDR. Sementara di kaki belakang dipasang Shockbreaker Termigori, Piringan Ride-It dengan Kaliper Brembo. tak ketinggalan, Deny memasang Teromol CNC dan tutup as roda Yoshimura.
Sebagai tambahan aksesori, Deny memasang sejumlah spare part variasi seperti spion dan selop Kosso, handle Moto GP, dan stabilizer stang keluaran Brembo. untuk takometer deny memasang Takometer Type-R, untuk oil cooler dan tutup olie digunakan Posh. Filter bensinnya sendiri menggunakan filter bensin Kitaco, dan untuk knalpot menggunakan Password. Menurut Deny, modifikasi motor ini dikerjakan di bengkel Yudi XP Paint selama 1 bulan, dengan menghabiskan biaya 3 juta rupiah.
BeAT Putih
Full View
Tampilan motor honda beat keluaran tahun 2009 ini tampak sedikit berbeda. Maklum saja, motor milik Deny, anggota klub XP Community Denpasar ini telah mendapat sentuhan modifikasi. Kali ini Deny memilih mendandani motornya dengan konsep Thailand Look. Alasan memilih model ini karena motor terlihat lebih
Ubahan yang pertama kali dilakukan menyasar sektor kaki-kaki. di kaki depan, dipasang sejumlah spare part variasi seperti Shockbreaker Trusty, Peleng Zipp dan piringan dan Kaliper TDR. Sementara di kaki belakang dipasang Shockbreaker Termigori, Piringan Ride-It dengan Kaliper Brembo. tak ketinggalan, Deny memasang Teromol CNC dan tutup as roda Yoshimura.
Sebagai tambahan aksesori, Deny memasang sejumlah spare part variasi seperti spion dan selop Kosso, handle Moto GP, dan stabilizer stang keluaran Brembo. untuk takometer deny memasang Takometer Type-R, untuk oil cooler dan tutup olie digunakan Posh. Filter bensinnya sendiri menggunakan filter bensin Kitaco, dan untuk knalpot menggunakan Password. Menurut Deny, modifikasi motor ini dikerjakan di bengkel Yudi XP Paint selama 1 bulan, dengan menghabiskan biaya 3 juta rupiah.